Pada pagi hari yang cerah,ria
menampilkan wajahnya tidak secerah hari
itu.Ria ialah seorang anak orang miskin,
bapaknya hanya pengangguran dan ibunya hanya buruh pabrik dan tinggal di
kontrakan 1 kamar . Dia terlihat
sedih,ketika dia mau pergi ke sekolah
dia pun cemberut. Hanya sarapan pagi dengan nasi putih saja. Ketika dia
mau berangkat ke sekolah, dia diantarkan oleh ayahnya dengan berjalan kaki.
Setelah tiba di sekolah dasar di daerah jakarta, Ria pun langsung masuk
kelasnya. Ternyata dia sekelas dengan putri,yanti,ami dan wati. Mereka adalah
anaknya orang kaya yang sangat sombong di desanya.tetapi hanya wati yang punya
hati dermawan. Ketika di sekolah ria pun selalu di ejek sama mereka dengan mengatakan “eh ada anak orang
,miskin disini” tetapi ria pun selalu sabar walau di dalam hatinya sangat
sedih.
Ketika bel pulang berbunyi, ami menjegat
ria di depan gerbang sekolah sambil memamerkan jajanan yang dibelinya.
“yumm enak banget
somay ini “ dengan sombongnya ami kepada ria.
“gua boleh minta gak mi?” tanya ria
“enak aja beli lah
sendiri “ jawab ami
“tapi gua gak punya
uang “ jawab ria dengan sedih
“hahaha kasian
sekali anak miskin ini kelaparan “ jawab ami dengan sombong
Tak lama kemudian
putri datang, dan putri bertanya tanya
dengan ami apa yang telah terjadi.
“ada apaan sih mi?”
tanya putri
“itu
sih ria segala minta makanan gua “ jawab ami
“oalah,makanya beli
sendiri kalo pengen somay“ jawab putri
“tapi kan gua gak
punya duit buat beli itu “ jawab ria
“yaa minta bapak lu
lahh” jawab putri
“bapak gua kan gak
kerja”jawab ria
“Yaa makanyaa bapak
lu suruh kerja ,gak guna banget sih lu punya bapak kalo gak kerja “ jawab putri
sambil tertawa
Datanglah wati dari
kejauhan menghampiri mereka tersebut
“eh ada apaan sih
kok rame banget gini” tanya wati
“itu sih ria segala
ngemis ngemis makanan “ jawab ami dengan tertawa
“yaelah tinggal di
bagi ribet lu mi” jawab wati
“enak aja beli
lah,lu kira beli ini gak make duit” jawab ami
“yaudah si pelit
amat lu mi,kuburan lu sempit kalo lu mati’ jawab wati
“bodo amat” jawab
ami
“selow ria nanti lu
gua beliin” jawab wati
“makasih banget ya
ti” jawab ria
Akhinya ria dibelikan
somay sama wati dan mereka berdua pulang ke rumah bersama sama.
Ria pun pulang
kerumah dengan wajah bersedih sehabis di ejek sama ami dan putri. Dan disana
bapaknya telah menunggu kedatangan anak tercintanya.
“apa yang terjadi
dengan wajah kamu wahai anakku?” tanya
bapaknya
“aku abis di ejek
sama ami dan putri “ jawab ria
“memangnya gara
gara kenapa “ jawab bapaknya
“tadi sih aku minta
somay kepada ami,tetapi ami nya pelit
lalu aku juga dikatain anak orang miskin” jawab ria
“sabarlah
nak,namanya juga orang kaya pasti hobinya mengejek orang miskin.percayalah nak
pasti bumi itu berputar “ jawab bapaknya
“iyaa pak , oh ya
ibu belum pulang pak?” tanya ria
“ibu mu nanti abis
adzan maghrib paling pulang” jawab bapaknya
Beberapa menit kemudian ria pun tertidur dengan lelap.
Adzan magrib pun sudah berdengung. Bapaknya ria membangunkan ria. Akhinya ria
terbangun, lalu dia bergegas untuk mandi.Ibu pun datang dengan membawakan satu
nasi bungkus dan satu mie instan.ria pun senang sang ibu telah pulang dan
membawa makanan karena dia sudah lapar sekali sehabis pulang sekolah
sampai-sampai dia tertidur. Ria dan orang tua nya pun melaksanakan sholat
magrib berjamaah dan beberapa menit sudah selesai.
“kamu sudah makan
nak?” tanya ibu
“belum bu,aku malah
laper daritadi belum makan”jawab ria
“yahsudah cepat
makan ibu bawakan nasi bungkus hanya isi oseng-oseng sama tempe goreng” jawab
ibu
“baiklah bu, ibu
tidak lapar” tanya ria
“sudah kamu makan
saja ibu sudah makan tadi di kerjaan ibu” jawab ibu dalam hatinya lapar.
“lalu mie
instan nya untuk siapa bu?” tanya ria
“untuk bapakmu
kasihan daripagi belum makan hanya minum air putih saja buat menggajal
perutnya” jawab ibu
Ketika 9 tahun kemudian. Ria dan yanti tidak sengaja
bertemu. Dan disitu mereka saling bertanya telah masuk sma/ smk mana aja.
“lu masuk mana ria”
tanya yanti
“gua masuk sma
swasta” jawab ria
“hahaha kasian
banget hidup lu , udah miskin malah ditambah masuk swasta” jawab yanti dengan
sombong
Ria pun langsung menghiraukan dan meninggalkan yanti.dan
beberapa bulan kemudian bapaknya ria diterima sebagai pegawai negri sipil
walaupun gajinya masih sangat kecil pada waktu itu karena masih baru.
Ketika ria masuk sma swasta ria mempunyai teman baru
yang baik kepada dia dan ria pun semakin tekun belajar di sma itu. Karena
usahanya , ria pun selalu rangking 3 besar di sekolahnya tersebut dan selalu
mendapatkan hadiah dari guru. Selama 3 tahun berturut turut ria selalu dapat
rangking tersebut dan ketika ujian nasional ,ria mendapatkan nem 58,00 dengan
rata rata 9,5. nem ria pun menjadi nem tertinggi mengalahkan teman-temannya.
Akhirnya ria masuk ke ptn yang dia inginkan.
3 tahun kemudian setelah ria lulus dari kuliah , ria
pun diterima bekerja di suatu bank swasta yang terkenal dan ria di gaji cukup
besar di bank itu. Taraf hidupnya ria dan keluarganya semakin lama semakin
membaik.kini ia tidak tinggal di kontrakan lagi,dia telah membeli rumah yang
luas untuk dihuni bersama orang tuanya.
Ketika beberapa
bulan ,ria bertemu dengan wati temannya waktu sd yang sangat baik kepada
dia.
“lu sekarang kerja
dimana ria” tanya wati
“di bank ,kenapa
emangnya ti” jawab ria
“wih lu hebat ya
dulu lu kurang mampu namun sekarang lu udah jadi orang kaya” jawab wati
“ah biasa aja ti,
itu semua berkat allah swt. Makanya kita jangan sombong dan ingat bumi itu berputar gak selamanya
yang dibawah selalu dibawah terus yang di atas gak selalu diatas pula” jawab
ria
“eh lu mau gua
traktir makanan mumpung gua ada duit nih heheh “ jawab ria
“wih mau lah ria
masa gak mau kalo di traktir mah haha” jawab wati dengan bercanda
“ ayo naik ke mobil
gua, kita ke restoran terdekat aja ya “ jawab ria
Wati pun naik mobil
bersama ria dan di sepanjang jalan mereka berbincang kembali
“eh ria itu si
ami,yanti dan putri sekarang mereka bertiga gimana kabarnya “ tanya wati
“gak tau gua juga
ti, gua kan udah pindah rumah jadi gak tau dah kabar mereka bertiga” jawab ria
Setelah sudah tiba dan mereka makan lalu pulang
kerumah masing-masing . wati pun diantarkan pulang oleh ria.dan 6 tahun
kemudian acara reuni pun digelar. Ria datang dengan menggukan mobil bersama
wati.
“eh itu si ria
bukan si yang make mobil itu?” tanya ami
“eh iya itu sih
ria,hebat dia sudah jadi orang kaya dia sekarang” jawab yanti
“hebat nasibnya ria
memang keren banget” jawab putri
Lalu setelah ria
dan wati turun dari mobil dan menghampiri mereka bertiga
“haii apa kabar
kalian ?” tanya ria
“baik ria, hebat
yak lu sekarang udah kaya” jawab mereka bertiga
“ah biasa aja ini
mau anugrah allah swt.” Jawab ria
“rumah kalian
sekarang dimana dan gimana orang tua kalian?” tanya ria
“gua mah sekarang
ngontrak 3 kamar terus orang tau gua udah bangkrut bisninya “ jawab ami
“kalo gua mah
tinggal ngontrak 1 kamar ama suami gua,gua cuman kerja buruh pabrik serta orang
tua gua udah meninggal semua”jawab yanti
“turut berduka cita
ya yan”jawab ria
“apalagi gua
numpang tinggal di rumah abang gua,terus gua juga masih nganggur” jawab putri
“Bersyukur saja apa
yang allah berikansemua ini,kalo kalian besyukur pasti enak deh hidupnya nanti”
jawab ria
Didalam hatinya ria pun bisa bersyukur hidupnya lebih
baik berbeda dengan ketiga temannya yang masih terlonta-lonta mencari
pekerjaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar