Selasa, 25 Oktober 2016

Misteri Kotak Musik -Karya Nurhalizah

‘’Duaaarrr….Duaaaarrr…”.suara petir menyambar, gledek menggelegar, langit menangis bak melimpahkan air mata nya ke bumi. Udara dingin mulai menusuk relung jiwa, angin seakan berbisik di telinga,pohon seakan melambai di sebuah perumahan Casablanca yang terlihat bisu menikmati guyuran air hujan malam itu. Suara petir yang menggelegar membangunkan seorang gadis mungil yang sedang tidur terlelap di ranjang nya.
‘’Bunda..bunda..”.suara yang terdengar lembut yang memanggil bunda. Kini jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB. Ia berusaha untuk menghela nafas dan bangun dari bunga tidur nya.Gadis mungil itu bersandar di balik bantal. Ia teringat jelas akan kejadian tadi pagi ketika Bunda mengajak nya pergi ke tempat pelelangan barang yang tidak terpakai oleh penghuni nya sekitar 2 tahun silam.
“Bunda,,, lihat lah ada sebuah kotak musik,,” Ucap Syiena yang terlihat senang.
“Kita beli mainan ini ya Bunda,,’’ tambah Syiena yang meminta kepada Bunda.
‘’Kalau Syiena suka , Bunda akan membelikan nya untuk mu,”jelas Bunda.
 “ Permisi Pak,saya akan membeli kotak musik ini, Kira-kira berapa harga nya,,?”tanya Bunda kepada pelelang barang tersebut.
‘’Ambil saja Bu, kelihatan nya anak Ibu sangat menyukai nya,,”jawab seorang laki-laki yang berpostur tinggi dengan gaya rambut yang terlihat sedikit berantakan.
“Terimakasih Pak,, ‘’.ucap Bunda dengan berterimakasih kepada seorang laki-laki tersebut.
            Syiena pun terlihat senang karena ia akan mempunyai kotak musik .Seketika Syiena  mendengar suara asing dari sudut jendela disamping tempat pelelangan tersebut.Dari kejauhan terlihat seorang Kakek tua yang sedang berbaring di kamar tidur nya yang berada di latai atas. Seluruh badan nya terbalut kain putih yang terlihat seperti alien yang baru saja terkena kecelakaan. Suara Kakek tua itu seakan-akan memberi isyarat Syiena untuk tidak membawa kotak musik itu ke rumah nya. Raut wajah Syiena yang awalnya terlihat senang mendapatkan kotak musik itu berubah menjadi raut wajah seseorang yang sedang di  hadapkan  hantu.Tangan dan kaki nya bergetar dan segera ingin melangkah pulang.
“Bunda,, bunda mari kita pulang,,”pinta Syiena yang terlihat ketakutan.
‘’ kamu tidak ingin melihat lihat lukisan dinding yang lain nak,,?”Tanya Bunda
“ Ti..ti..dak Bunda,,”.jawab Syiena dengan terbata-bata.
“ Kalau begitu saya permisi pulang dulu ya Pak dan terimakasih sudah memberikan kotak musik kepada anak saya”.Ucap Bunda sambil menggenggam tangan Syiena.
‘’Sama-sama Bu ,,”.jawab Laki-laki tersebut dengan muka datar.
            “Kreeekkkk….Suara desitan pintu kamar seakan memecahkan lamunan Syiena. “Ayah....Ayah sudah pulang,,?”Tanya Syiena.
            Ayah yang baru saja pulang meminta agar Syiena lekas tidur.Saat itu Syiena berusaha menceritakan kejadian aneh yang ia alaminya tadi pagi kepada Ayah dan Bunda nya.Alhasil mereka tidak menggubris apa yang yang dibicarakan anak gadis munggil itu. Pembicaraan mereka seperti angin berlalu.
                                                                        ***
            Keesokan hari nya Syiena merasakan hening di rumah nya.Kotak music tersebut seakan menjadi teman bermain nya.Dengan rasa penasaran gadis kecil itu membuka kotak maianan dan mendengarkan alunan musik dari figure seorang penari didalam nya.Seketika angin bertiup kencang seakan menyambut kedatangan seseorang.Syiena terlihat ketakutan.Ditambah dengan kehadiran Nenek yang bertubuh bungkuk dengan jalan yang tergopoh-gopoh yang membuat Syiena merasa di hantui.Ia adalah Mbok Surti yang di tugas nya Mang Otong untuk membantu Bunda menyelesaikan pekerjaan rumah.
Anak bertubuh mungil tersebut mulai menuruni anak buah tangga dan menyelusuri ruangan demi ruangan.Ia hendak pergi ke Kamar Mandi untuk menggosok gigi. “Kreeekkk…. Begitulah suara saat ia membuka pintu kamar mandi yang berukuran cukup besar. Syiena pun menikmati gosokan demi gosokan yang ia lakukan ke dalam mulut nya.Setelah selesai ia bercermin. Dan ia membuka mulut untuk melihat gigi mungil yang baru ia gosok dengan pasta mint. Tiba-tiba  sebuah tangan hitam  keluar dari mulut nya. Syienaa yakin pengelihatan nya saaat itu tidak kabur dan ia tidak sedang bermimpi . Bulu-bulu tangan dan kaki Syiena seketika berdiri.Teriakan pun terpecah di ruangan tersebut.Tangan munggil itu berusaha membuka pintu di kamar mandi tersebut, tetapi yang terjadi adalah pintu itu tidak bisa terbuka.
‘’Syiena…Syiena…buka nak pintu nya’’Pinta Ayah yang baru saja pulang  dengan suara lantang sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi tersebut.
‘’Ayahhhh,,,,Bundaaa,,,,Aku terkunci dari dalam , tolong aku ‘’.Teriak Syiena dari dalam kamar mandi tersebut.
            Akhirnya Ayah dengan mendobrak pintu tersebut. Dan memeluk anak gadis kesayangan nya tersebut.
 ‘’Ayah..Bunda.. Aaada tangan hitam yang berusaha keluar melalui mulut ku yah..bun..”cerita Syiena yang terlihat pucat dan terlihat menggigil ketakutan.
            Saat itu juga Ayah dan Bunda mempercayai anak gadis nya dalam keadaan berbahaya.Kesokan hari nya mereka mendatangkan sosok sejenis paranormal yang katanya akan mengusir roh halus.Tetapi semua itu tidak mendatangkan perubahan pada diri Syiena. Ia tetap mengalami hal misterius setiap hari nya.Ayah lah yang satu-satu nya yang bisa menyelematkan Syiena dari gangguan roh jahat tersebut. Di dalam ruangan yang hanya ada sedikit penerangan tiba-tiba perilaku Syiena berubah, ia membuang barang-barang yang ada di sekitarnya seakan-akan ada sosok yang mengendalikannya, yang membuat Ayah dan Bunda mengikat tubuh Syiena ke Bangku dengan tali temali yang kencang.
“Auzubilahiminasyaiton nirojim. Bissmilahirahmanirahim… Allahu laa ilaaha illa huwal hayyuul qoyum. La ta’khudzuhuu sinatuw wa laa naum. Lahuu maa fissamawati wa ma fil ardh. Man dzal ladzi yafa’u indahu illaa bi idznih. Ya’lamu maa baina aidihim wa maa kholfahum. Wa laa yuhithuuna bi syai-in min’ilmihi illa bi maasyaa-a. Wasi’a kursiyyuhussamawaati wal ardh. Wa laa ya-udhuu hifzhuhumaa wahuwal’aliyyul azhiiim.”
Ayat suci yang di terus di kumandangkan oleh Ayah membuat Syiena tambah menggila.Ia seakan akan merontak kesakitan setelah mendengar ayat suci tersebut.Sekin waktu lama perlawanan Ayah dengan roh halus tersebut membuat Syiena terkapar lesu dan memuntahkan darah dengan segerombol kupu-kupu hitam yang menandakan roh jahat itu keluar dari tubuh Syiena.

Tetapi perlu diketahui bahwa’’sesungguhnya syaitan itu ialah musuh bagi kamu yang terang nyata, dan manusialah mahkluk tertinggi derajat nya dibandingkan syeitan” . Setelah kejadian tersebut Mbok Surti baru bercerita kalau kotak music tersebut merupaka kotak maianan Shesha, gadis yang sudah meninggal dua tahun yang lalu akibat kebakaran di rumah nya yang menelan korban satu keluarga tersebut.Akhirnya Ayah dan Bunda meninggalkan kotak tersebut dan mengambil keputusan untuk pindah tempat di daerah tanah asalnya yaitu di daerah Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar